Sering kita
dengar dan baca istilah reseller dalam dunia internet. Apa reseller itu?
Mungkin sebagian orang sudah tahu apa yang dimaksud pengertian reseller disini.
kita ulas kembali tentang pengertian reseller itu. Re artinya kembali , seller
artinya penjual, jadi arti reseller adalah menjual kembali suatu produk yang
dilakukan oleh penjual setelah penjual tersebut membelinya. Kebanyakan orang
masih salah kaprah tentang pengertian reseller disini. Mereka beranggapan bahwa
reseller itu menjadikan mereka media untuk jualan, karena faktanya kebanyakan
orang membeli produk dari suatu website dan mempromosikan url webnya dengan
harapan dapat suatu komisi. Padahal reseller itu sendiri hanyalah 1 fitur saja
dari bisnis online tersebut yang di dalamnya tidak ada paksaan. Kalau anda
malas mempromosikan url replika anda jangan berharap komisi datang dengan
sendirinya karena prinsip bisnis internet itu Promosi = traffic = uang. Jadi jikalau malas mempromosikan produk orang lain kenapa ANDA tidak jualan saja
produk ANDA sendiri yaitu dengan mempromosiian produknya sendiri tanpa reseller
tanpa embel-embel yang lain, dan menikmati hasilnya sendiri. Bagi anda yang
ingin punya produk sendiri kenapa tidak mencoba saja hasilkan uang tambahan, Produk = laku = uang masuk rekening anda.
BISNIS ONLINE yang cocok bagi pemula ada adalah dengan system
reseller, dan diawali dari membuat blog atau Fanpage. Dari blog inilah maka
kita bisa hasilkan uang di internet. Langkah-langkah bisnis-nya meliputi :
1. Buat sebuah blog gratis lewat berbagai penyedia layanan
blog gratis misalnya lewat Blogger
Syarat membuat blog sangat sederhana, anda harus
mempunyai email di gmail, maka dari itu buatlah email di Gmail sebagai layanan email gratis milik google.
Setelah itu daftarlah ke Blogger dan buatlah blog anda sesuai petunjuk di Blogger. Maka blog anda secara sederhana sudah bisa di
gunakan untuk bisnis online.
2. Mendaftarkan diri di situs bisnis
Pada prinsipnya blog anda adalah jendela marketing
produk anda. Nah karena anda belum mempunyai produk maka anda harus membeli
produk dan memasarkan ulang produk tersebut. Selisih harga yang ditentukan
itulah hasil dari pendapatan internet anda. Sistem ini dikenal luas dengan nama
system reseller atau affiliate.
3. Memasarkan reseller dengan cepat
Cara memasarkan url reseller bisa lewat blog, dan
semakin ramai blog anda dikunjungi maka semakin besar penjualan yang terjadi.
Url reseller juga bisa di pasarkan lewat akun facebook anda atau kita sebarkan
lewat email ke teman-teman kita.
4. Menyebarkan url reseller kita lewat situs sebar
iklan gratis
Bisa lewat spyonad.com.sebarmedia.com dll, silahkan search di google untuk mencari ratusan situs iklan gratis
di dunia internet untuk memasarkan produk anda.
Dropshipping itu jasa pengiriman barang dari
supplier ke pembeli melalui perantaraan reseller. Misalnya saya mengambil 10
deskripsi dan gambar barang dari suatu supplier, kemudian saya menjualnya
dengan menawarkannya melalui website saya atau facebook atau lainnya.
Contoh kasus: saya melihat barang di di suatu
ditoko online atau di facebook shop, kemudian saya ambil 10 barang terbaik dan
menaikan harganya sebagai margin keuntungan sebesar 40% untuk setiap barang
yang dijual. Barang tersebut kemudian saya tawarkan kepada teman di Facebook
dan apabila ada teman saya yang mau membelinya maka dia akan saya minta untuk
mentransfer uang ke saya kemudian saya akan membeli barangnya dari disebuah
toko online yang telah saya minta menjadi dropship dan menyuruh dan menyuruh
toko online tersebut langsung mengirimkan barangnya kepada teman saya itu.
Perhatian !!! Dropshipping tidak sama dengan makelar
!!!
Perbedaan mendasar antara dropshipping dengan
makelar adalah anonimitas pengirim barang, atau sederhananya supplier yang
mengirimkan barang ke pembeli akan menuliskan bahwa pengirimnya adalah reseller
yang bersangkutan, bukan supplier, sehingga apabila suatu saat pembeli ingin
membeli barang lagi maka dia tidak bisa secara langsung mengetahui supplier
melainkan melalui reseller.
Kelebihan berbisnis dropshipping (+)
* Tidak perlu modal untuk membeli barang karena
pembelian baru dilakukan apabila ada permintaan.
* Tidak perlu gudang & inventori.
* Memiliki pelanggan sendiri karena pembeli tidak
mengetahui bahwa saya melakukan metode dropshipping, sehingga tidak khawatir
kehilangan pembeli tetap, misalnya kalau si pembeli mau beli lagi maka pada
pembelian berikutnya dia akan beli lagi lewat saya.
Kekurangan berbisnis dropshipping (-)
* Apabila supplier memiliki barang dengan stok
terbatas, maka kita perlu memantau stok supplier karena jika stok habis dan ada
permintaan maka kita harus mencari dropshipper lain yang menyediakan barang
yang sama atau mengembalikan uang yang telah dikirimkan seumpama stok
benar-benar sudah tidak ada. Untuk melakukan kontrol terhadap hal ini
dibutuhkan aplikasi pengecekan stok, misalnya Outstockchecker.
0 comments:
Post a Comment